CELAH BIBIR DAN PALATUM PDF

admin

)etiap perbaikan celah bibir dan palatum diperlukan anestesi umum, karena anak harus dapat berbaring diam untuk jangka *aktu yang cukup lama /sekitar 1 0. Biasanya, celah (cleft) pada bibir dan palatum segera didiagnosa pada saat kelahiran. Deteksi prenatal CLP/CP (cleft of the lip with or without. Setiap perbaikan celah bibir dan palatum diperlukan anestesi umum, karena anak harus dapat berbaring diam untuk jangka waktu yang cukup.

Author: Brazragore Moogujar
Country: Cameroon
Language: English (Spanish)
Genre: Environment
Published (Last): 20 October 2005
Pages: 461
PDF File Size: 12.26 Mb
ePub File Size: 12.15 Mb
ISBN: 722-2-43211-742-2
Downloads: 40665
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Kazracage

Komplikasi celah langit Download Report. Published on Nov View 42 Download 2. Infeksi telingaInfeksi terjadi karena bibjr eustachius tidak berfungsi dengan baik sehingga terjadi penumpukan cairan di telinga tengah. Penumpukan cairan ini merupakan suatu media yang baik bagi perkembangan infeksi. Oleh karena itu, pada operasi rekonstruksi pertama, dilakukan penanaman suatu tuba khusus pada anak agar tidak terjadi infeksi telinga.

Masalah gigi, seperti gigi yang hilang, gigi yang berlebih, malformasi, dan karies. Kesulitan saat menyusuiBibir sumbing menyebabkan anak sulit untuk mengisap, sedangkan celah pada palatum menyebabkan susu yang diisap sering masuk ke hidung. Pada beberapa kasus dapat digunakan obturator untuk membantu makan dan minum.

Sekarang ini telah banyak kemajuan ilmu medis dalam perawatan celah bibir dan langit-langit. Operasi rekonstruksi dapat memperbaiki celah bibir dan langit-langit. Diagnosis biasanya dibuat saat lahir, atau beberapa saat setelah lahir, walaupun pada beberapa kasus dapat pula didiagnosis dari pemeriksaan USG. Pada celah langit-langit submukosa diagnosis tidak dapat dibuat sampai anak tersebut mengalami kesulitan berbicara saat SD.

Sejak kelahiran beberapa hari, bayi dengan celah langit-langit akan dirujuk ke bedah plastik. Perbaikan langit-langit dilakukan secara bertahap. Perbaikan bibir kebanyakan dilakukan pada usia 3 bulan dan 6 bulan, sementara perbaikan langit-langit dilakukan antara usia 3 bulan dan 14 bulan.

Pada anak-anak dengan celah langit-langit saja dan tidak ada bibir sumbing, perbaikan langit-langit dapat dilakukan pada usia 10 bulan. Pada saat yang sama dengan perbaikan palatum, telinga diperiksa oleh ahli THT, dan bila ada tanda-tanda terdapatnya glue ear, dapat dilakukan terapi pula untuk telinga tengah. Pada kasus-kasus celah pada palatum yang komplit, dapat dirujuk ke ortodontis untuk mempertahankan dan meningkatkan hubungan antara tulang di kedua sisi celah.

Tujuannya adalah agar tulang dapat sejajar sebelum dilakukan perbaikan pada jaringan lunak, dimana hal ini akan mempermudah teknik operasi, tapi juga dipercaya memiliki hasil yang lebih baik. Teknik perbaikan primer celah palatum: Terdapat berbagai cara untuk memperbaiki celah pada palatum dan penggunaannya tergantung pada kasus yang dihadapi.

Pada kebanyakan kasus, pemilihan teknik didasarkan kepada luas celah, gambaran anatomis, dan kecenderungan ahli bedah. Setiap perbaikan celah bibir dan palatum diperlukan anestesi umum, karena anak harus dapat berbaring diam untuk jangka waktu yang cukup lama sekitar 1 4 jam.

Setiap perbaikan celah bibir dan palatum dilaksanakan dengan pasien supinasi, jalan nafas aman dan dilindungi oleh endotracheal tube, kepala ekstensi, dan ahli bedah duduk di bagian kepala meja operasi. Biasanya diberikan anestesi lokal adrenalin atau epinefrin pada palatum dan bibir yang akan dilakukan perbaikan, kegunaannya adalah untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah terjadinya perdarahan sehingga operasi dapat berjalan lebih mudah dan lebih cepat.

Pada masa post-operasi, jalan nafas perlu dijaga. Celah Inkomplit Soft Palate Clefts Perbaikan celah dilakukan dengan cara memisahkan setiap sisi palatum ke dalam 3 lapisan yaitu mukosa nasal, mukosa oral, dan otot, kemudian dilakukan penjahitan di setiap bagian ini secara terpisah untuk menghindari terjadinya penutupan ke-3 lapisan.

Ini disebut dengan perbaikan direk. Usually, it will incorporate an intravelar veloplasty, which involves freeing the muscles from their erroneous insertion into the posterior edge of the hard palate and suturing them to each other, across the midline, so as to restore the muscle sling which will enable the palate to be pulled up and back with muscle contraction. An elegant approach to the repair of the soft palate cleft is to use the technique described by Leonard Furlow – the double reversing z-plasty.

This raises two z-plasties, one in the palatal mucosa and one in the nasal mucosa. The muscle on one side is raised with the oral mucosa and on the other with the nasal layer.

  CHEMISTRY ESSENTIALS WORKBOOK SACE 2 PDF

When the z-plasty flaps are switched, the two muscle bearing layers are brought across the midline, and the z-plasties help to lengthen the palate.

Celah KomplitPerbaikan lebih sulit dilakukan karena the bone of the hard palate is divided into lateral shelves. Seen from below, the inferior or lower edge of the vomer, which normally forms a T-junction with the bony palate, is on show in the cleft.

In order to repair such a defect, several techniques have been evolved over the last century. Some involve the splitting of the mucosa over the vomer and turning this back to meet the mucosal covering, freed from the upper, or nasal surface of the bony palatal shelves Suturing these together forms the nasal layer.

Next, the muscle must be freed from the posterior palatal shelf edge. In most cases this is raised together with the overlying oral mucosa, either freeing completely, the front end of the flap from the bone of the palate, and pushing the flaps backwards, as they are sewn together dn the midline – bibbir so called pushback repair, as in the method of Veau and of Wardill and Kilner.

Alternatively, the anterior edge of the palatal flap can be left in place, and the flap raised on two pedicles, posterior and anterior, the so called von Langenbeck technique. Both these techniques utilize a releasing incision, placed postero-laterally around the posterior edge of the alveolus, which frees the soft tissue palatal flap, allowing it to be transposed toward the midline; the secondary defect heals rapidly and does not require closure.

Several other variations on the theme are possible, and your surgeon should be able to advise you, together with illustrative drawings, of precisely what the proposed surgery will entail for your baby. Pada 24 48 jam post-op: Pembengkakan yang akan menghalangi palatuj nafasKomplikasi lambat: FistulaGejala yang timbull antara lain terdapatnya cairan atau regurgitasi makanan lewat hidung dan mungkin terdapat gangguan berbicara. Biasanya dapat diperbaiki dengan operasi sekunder.

Scar restriktifSetelah dilakukan perbaikan primer celah palatuj, pasien harus terus kontrol ke bedah plastik, THT, terapi bicara, dan ortodontis. Pada usia sekitar 9 tahun dapat dilakukan grafting pada tulang alveolar. To do this, the cleft soft tissue is separated over the alveolus, and the gap between the bone of the two alveolar segments, packed with cancellous bone taken from the hip iliac crestcranium skull or tibia shin.

This both unites the two alveolar segments and allows the orthodontist to move the teeth into the space which has now been filled with bone. Terkadang terjadi kegagalan penutupan velum ke faring.

Gejala yang timbul daan berbicara hipernasal atau velopharyngeal incompetence atau VPI. Nasendoskopi dilakukan untuk melihat pergerakan palatum dari arah atas. Mukosa nasal akan diberikan anestesi lokal spray xylocaine dan setelah endoskopi diposisikan, pasien diminta untuk mengucapkan beberapa kata, dan gambaran endoskopi direkam. Setelah diagnosis ditegakkan, operasi dilakukan dengan flap faringeal atau faringoplasti sphincter.

Keduanya dilakukan di rumah sakit dengan anestesi umum, berlangsung sekitar 2 3 jam.

Komplikasi celah langit

Hal ini dapat terjadi karena penurunan pertumbuhan jaringan yang disebabkan oleh adanya delah. Akan tetapi dapat pula disebabkan oleh scar restriktif yang dibuat pada saat perbaikan bibir dan palatum secara operasi.

Pada banyak kasus, supaya oklusi gigi dan rahang baik, ortodontis akan mengusulkan dilakukannya operasi orthognathic. Dilakukan operasi untuk melepaskan maksila dari tulang tengkorak dan menyamakannya dengan mandibula. Kedua rahang ini akan disejajarkan, dan difiksasi dengan plate titanium dan screw atau wire.

Operasi ini biasanya dilaksanakan apabila pasien mendekati kematangan tulang tengkorak 15 atau 17 tahun pada wanita dan 19 biibir pada pria. Bila dilakukan lebih awal dapat menyebabkan operasi dilakukan kembali karena masih terdapatnya pertumbuhan tulang fasial setelah operasi. Tahap akhir yang harus dilakukan pasien adalah rhinoplasti definitif yang dilakukan setelah operasi orthognathic.

Reconstructive surgery can repair cleft lips and palates, and in severe cases, plastic surgery can address specific appearance-related concerns. A child with oral clefting will need to see a variety of specialists who will work together as a team to treat the condition.

Treatment usually begins in the first few months palayum an infant’s life, depending on the health of the infant and the extent of the cleft. Members of a child’s cleft lip and palate treatment team usually include: They will share their recommendations with you, and can forward their evaluation to your child’s school, and any speech therapists that your child may be working with.

  ALLIGATION METHOD PHARMACY CALCULATIONS PDF

In addition to treating your child’s cleft, the specialists will work with your child on any issues related to feeding, social problems, speech, and how you approach the condition with your child. They’ll provide feedback and recommendations to help you through the phases of your child’s growth and treatment. Both types of surgery are performed in the hospital under general anesthesia.

Cleft lip often requires only one reconstructive surgery, especially if the cleft is unilateral. The surgeon will make an incision on each side of the cleft from the lip to the nostril.

Komplikasi celah langit

The two sides of the lip are then sutured together. Bilateral cleft lips may be repaired in two surgeries, about a month apart, and usually requires a short hospital stay. Cleft palate surgery involves drawing tissue from either side of the mouth to rebuild the palate. It requires 2 or 3 nights in the hospital, with palwtum first biibr spent in the intensive care unit. The initial surgery is intended to create a functional palate, reduce the chances that fluid will develop in the middle ears, and help the child’s teeth and facial bones develop properly.

In addition, this functional palate will help your child’s speech development and feeding abilities. The necessity for more operations depends on the skill of the surgeon as well as the severity of the cleft, its shape, and the thickness of available tissue that can be used to create the palate.

Some children with a cleft palate require more surgeries to help improve their speech. Additional surgeries may also improve the appearance of the lip and nose, close openings between the mouth and nose, help breathing, and stabilize and realign the jaw.

Diskusi CLP

Subsequent surgeries are usually scheduled at least 6 months apart to allow a child time to heal and to reduce the chances of serious scarring. It’s a good idea to meet regularly with your child’s plastic surgeon to determine what’s most appropriate in your child’s case.

Final repairs of the scars left by the initial surgery may not be performed until adolescence, when facial structure is more fully developed.

Surgery is designed to aid in normalizing function and cosmetic appearance so that the child will have as few difficulties as possible. Dental Care and OrthodontiaChildren with oral clefting often undergo dental and orthodontic treatment to help align the teeth and take care of any gaps that exist because pqlatum the cleft.

Routine dental care may get lost in the midst of these major procedures, but healthy teeth are critical for a child with clefting because they’re needed for proper speech. A child with oral clefting generally needs the same dental care as other children – regular brushing supplemented with flossing once the child’s 6-year molars come in. Depending on the shape of your child’s mouth and teeth, your child’s dentist may recommend a toothette, a soft sponge that contains mouthwash, rather than a toothbrush.

As your child grows, you may be able to switch to a soft children’s toothbrush. The key is to make sure that your child brushes regularly and well. Children with cleft palate often have an alveolar ridge defect.

The alveolus is the bony upper gum that contains teeth, and defects can: Orthodontic treatment usually involves a number of phases, with the first phase beginning as the permanent vibir start to come in. In the first phase, which is ddan an orthopalatal expansion, the upper dental arch is rounded out and the width paoatum the upper jaw is increased. A felah called an expander is placed inside the child’s mouth. The widening of the jaw may be followed by a bone graft in the alveolus.

Subscribe US Now